Inilah Yang Harus Diketahui Oleh Investor Pemula

Spread the love

Memulai investasi bagi seorang pemula bukanlah suatu yang mudah untuk dilakukan. Setidaknya harus mengetahui berbagai hal dalam dunia investasi terlebih dahulu. Misalnya saja mengenai apa itu reksadana, ataupun mengenai berbagai hal di dalam pasar modal. Pasar modal sendiri adalah instrumen keuangan yang di dalamnya itu memperjualbelikan berbagai produk keuangan. Misalnya saja untuk surat-surat berharga, saham, ekuitas bahkan termasuk obligasi baik yang di terbitkan pemerintah maupun dari perusahaan swasta tentunya.

Untuk dari instrumen pasar modal sendiri ada beberapa jenisnya. Mulai dari reksadana, obligasi, derivatif, dan juga pasti yang sering di dengar adalah saham. Tentunya sebelum memutuskan untuk memulai investasi Anda harus memahami dengan rinci berbagai jenis investasi tersebut. Serta menyesuaikan dengan tingkat resiko finansial yang bisa terjadi. Atau menyamakan dengan tujuan dalam melakukan investasi itu sendiri. Salah satu instrumen pasar modal yang tergolong aman dan cocok untuk pemula adalah reksadana.

Apa Sih Yang Dimaksud Dengan Reksadana?

Bagi Anda yang masih belum mengetahui dengan jelas apa itu reksadana, reksadana sendiri adalah salah satu jenis instrumen pasar modal atau produk yang bisa digunakan untuk melakukan investasi. Reksadana adalah salah satu alternatif yang cukup aman bagi seorang pemula. Karena jika dibandingkan dengan jenis instrumen pasar modal yang lain. Reksadana memiliki resiko yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang lain. Sehingga bagi seorang pemula yang masih ingin belajar menjadi investor tidak ada kendala dalam menjalankannya.

Sebelumnya untuk reksadana sendiri adalah salah satu jenis investasi yang dikelola dalam portofolio efek kemudian di jalankan oleh manager investasi. Terlebih lagi jika Anda menggunakan reksadana Anda hanya perlu mengikuti manager investasi. Atau dengan kata lain mempercayakan dana yang dimiliki pada seorang manager. Jika di rasa kinerja yang di berikan kurang memuaskan Anda bisa beralih dengan manager investasi yang lain. Jadi bagi Anda yang sibuk reksadana memang opsi yang tepat untuk mencoba menjalankan investasi.

Jenis-Jenis Reksa Dana Wajib Diketahui

Sebenarnya reksadana sendiri ada beberapa macam. Pertama adalah reksadana pasar uang, reksadana ini 100% menginvestasikan modal yang dimiliki pada deposito obligasi maupun pada SBI (sertifikat Bank Indonesia). Untuk jatuh temponya sendiri tergolong cukup singkat karena biasanya hanya dalam kurun waktu satu tahun saja.  Namun untuk masalah keuntungan tergolong kecil karena resiko yang ada pun juga sangat kecil.

Kedua ada reksadana pendapatan tetap, untuk jenis reksadana yang satu ini minimal 80% investasi dana bersifat utang biasanya seperti obligasi. Untuk jangka waktunya juga lebih panjang yakni 1-3 tahun. Namun masalah resiko juga jelas lebih besar jika dibandingkan dengan jenis sebelumnya. Namun keuntungan yang ditawarkan pun jauh lebih besar.

Selanjutnya adalah reksadana campuran, untuk yang satu ini campuran sebagian utang sebagian saham. Untuk waktu yang ditawarkan lebih panjang yakni 3-5 tahun. Investasi yang ditawarkan pun jauh lebih bervariasi. Namun memang resiko yang ditawarkan tergolong lebih besar dari reksadana pendapatan tetap, kesempatan keuntungan pun jauh lebih besar pula.

Terakhir adalah reksadana saham, untuk reksadana yang satu ini minimal 80% dana dalam bentuk ekuitas saham. Untuk masalah jangka waktu sangat panjang, karena minimalnya 5 tahun. Reksadana yang satu ini memiliki resiko yang paling besar. Namun dengan keuntungan yang bisa saja terjadi juga paling besar. Karena mengikuti dari fluktuasi saham yang ada, nah itulah penjelasan singkat apa itu reksadana.