Perbedaan PT dan CV Dalam Bisnis

Spread the love

Ketika pelaku usaha ingin mendirikan bisnis, baik itu melalui jasa pendirian cv atau pt, sering kali dibuat bingung dengan bentuk usaha yang nantinya dibutuhkan oleh masyarakat. Karena di Indonesia sendiri berkembang dua jenis bentuk usaha yang memiliki keunggulan dan nilai masing – masing. Maka dari itu, sebelumnya mari kenali terlebih dahulu penjelasan terkait PT dan CV di bawah ini.

Pengertian PT dan CV

PT sendiri merupakan sebuah singkatan dari Perseroan Terbatas, yang mana merupakan sebuah badan hukum yang didirikan berdasarkan atas perjanjian dari para pelaku usaha yang saling menyatukan modalnya, yang mana keseluruhan dari modalnya tersebut telah dibagi dan ditentukan melalui persentase saham. Sering kali identik juga dengan istilah saham kepemilikan. Lain dari hal itu, CV sendiri merupakan singkatan dari Commanditaire Vennootschap atau sebuah Persekutuan Komanditer, merupakan sebuah badan usaha non hukum yang mana dibentuk oleh dua orang atau lebih. Salah seorang dari pelaku usaha tersebut bertindak sebagai pemberi modal yang mendanai modal badan usaha tersebut. Dan pelaku usaha yang satu lagi atau yang lainnya bertindak sebagai orang yang menjalankan usahanya.

Poin utamanya ialah, PT merupakan sebuah badan usaha yang berlandaskan hukum, sedangkan CV merupakan badan usaha yang tidak berlandaskan hukum. Adapun dasar hukum dari PT diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas, dan disisi lain CV sendiri tidak memiliki dasar hukum. Pada tahap pengesahannya, sebuah PT disahkan melalui Menteri Hukum, sedangkan untuk CV sendiri dapat dilakukan melalui pengadilan negeri setempat. Untuk segi biaya sendiri, pendirian dari PT lebih mahal dari pada CV. Dimana mendirikan cv lebih murah bila dibandingkan dengan PT, sehingga tak heran jasa pendirian CV yang terjamin dapat Anda jumpai di pasaran. Nama yang digunakan dalam PT tidak boleh sama dengan Perseroan Terbatas lainnya, yang mana hal ini sudah diatur dalam peraturan perundangan No. 26 Tahun 1998. Sedangkan, untuk CV sendiri tidak ada peraturan khusus yang mengatur tentang pemberian nama antara satu dengan yang lain harus berbeda atau yang lain sebagainya. Sehingga ada kebebasan dalam pemberian nama untuk CV atau Commanditaire Vennootschap.

Jenis – Jenis PT

Ada beberapa jenis dalam PT, diantaranya :

  1. Perseroan Terbuka, yakni perseroan terbatas yang melakukan transaksi jual beli saham kepemilikannya kepada masyarakat melalui pasar modal atau dapat dikatakan telah go public. Sehingga sahamnya dapat perjualbelikan melalui bursa saham dan setiap orang berhak untuk membeli saham perusahaan tersebut.
  2. Perseroan Terbatas Tertutup, yakni perseroan yang modalnya berasal dari kalangan tertentu semisal dari lingkungan kerabat atau keluarga saja atau kalangan terbatas lainnya. Dan modalnya tidak diperjualbelikan kepada umum.
  3. Perseroan Terbatas Kosong, yakni merupakan Perseroan yang tidak lagi aktif dalam menjalankan bisnis atau usahanya, sehingga hanya tersisa nama saja.

Jenis – Jenis CV

Selain jenis PT, ada pula jenis dari CV yang dapat Anda ketahui, seperti :

  1. CV Murni, yakni jenis dari persekutuan komanditer yang hanya memiliki satu pemilik aktif sementara yang lainnya berperan sebagai pemilik yang pasif atau dapat dikatakan sebagai pemberi modal. Dimana pemilik aktif ini tugasnya bertanggung jawab dan juga mengurus CV tadi serta melakukan kerja sama dengan pihak – pihak lain untuk kemajuan CV.
  2. CV Campuran, yang merupakan jenis persekutuan komanditer dalam bentuk firma, dimana ada tambahan modal yang dibutuhkan. Pada CV campuran, seorang pemilik aktif dan pasif merupakan pemilik firma yang kemudian menjalankan tugas serta tanggung jawabnya masing – masing.
  3. CV Bersaham, adalah salah satu jenis dari CV atau persekutuan komanditer yang mana mengeluarkan saham khusus bagi pemilik aktif maupun pasif, dimana diperbolehkan keduanya mengambil lebih dari satu saham sesuai dengan keinginan.
  4. CV Diam – Diam, merupakan jenis dari persekutuan komanditer yang mana memperlihatkan identitas sebagai sebuah firma, namun masih tetap dimiliki oleh pemilik yang terdiri dari pemilik aktif dan pasif seperti umumnya CV. Pemilik aktif dalam jenis CV ini bertanggung jawab atas keseluruhan operasional, sedangkan pemilik aktif hanya menyetorkan uang maupun benda sebagaimana yang dibutuhkan oleh CV atau persekutuan komanditer tersebut.
  5. CV Terang – Terangan, merupakan jenis persekutuan yang memperlihatkan identitasnya dengan nama CV dan bukanlah firma. Dimana pada CV jenis ini, pemilik aktif dan juga pasif secara berkelompok melaksanakan tugasnya dan kewajibannya masing – masing, sesuai dengan ketentuan dan perjanjian yang dilakukan. Sehingga dapat membantu dalam kemajuan CV tersebut nantinya.

Itulah tadi sekilas tentang perbedaan antara PT dan CV, dimana biaya pembuatan PT yang cenderung lebih tinggi membuat pelaku usaha kecil harus berpikir ulang. Berbeda halnya dengan CV yang umumnya lebih rendah biaya pembuatannya, sehingga banyak dijumpai jasa pendirian CV yang terjamin dan handal. Semoga dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.